Wabup Jakaria Buka FGD Penyusunan IKPLHD, Tekankan Sinergi Pembangunan dan Kelestarian Lingkungan

Malinau — Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., secara resmi membuka Forum Group Discussion (FGD) Penentuan Isu Prioritas dan Inovasi Lingkungan dalam rangka penyusunan Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (IKPLHD) Tahun 2025. Kegiatan yang digelar di Ruang Tebengang, Lantai 2 Kantor Bupati Malinau, Jumat pagi, (21/11/2025), diikuti oleh perwakilan OPD terkait, akademisi, praktisi lingkungan, hingga tokoh masyarakat.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Wabup Jakaria menegaskan pentingnya IKPLHD sebagai instrumen strategis bagi pemerintah daerah. “Dokumen ini memberikan gambaran kondisi lingkungan hidup, capaian kinerja, serta tantangan pengelolaan lingkungan di Malinau. Lebih dari itu, IKPLHD merupakan wujud keterbukaan informasi kepada publik, sesuai amanat konstitusi, bahwa setiap warga negara berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat,” ujar Jakaria.

Wabup Jakaria menekankan bahwa kelestarian lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan hak dasar masyarakat. Di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan perkembangan teknologi, tekanan terhadap lingkungan semakin meningkat. Oleh karena itu, penyusunan IKPLHD harus berbasis data yang akurat dan terkini agar menjadi acuan yang dapat diandalkan dalam pengambilan kebijakan.

Metode yang digunakan dalam penyusunan dokumen ini adalah Pressure-State-Response (PSR), sebuah pendekatan komprehensif yang menilai tekanan terhadap lingkungan, kondisi terkini, serta respons pemerintah dan masyarakat terhadap isu-isu yang ada. Jakaria berharap FGD dapat menghasilkan masukan konstruktif sehingga dokumen IKPLHD tidak hanya memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga menjadi pedoman nyata dalam perencanaan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Harapan kami, hasil FGD ini menjadi acuan dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam. Dengan demikian, setiap program dan kebijakan pembangunan tetap mempertimbangkan dampak lingkungan secara serius,” imbuhnya.

Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak yang terlibat dalam penyusunan IKPLHD. “Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan menghasilkan rumusan isu prioritas yang komprehensif bagi pembangunan Malinau ke depan,” pungkas Jakaria.

Kegiatan FGD ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Malinau untuk mewujudkan pembangunan yang harmonis antara pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan kelestarian lingkungan, sejalan dengan visi Malinau Berjaya yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *