Malinau – Suasana Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Malinau tahun ini diwarnai dengan semangat kebersamaan yang kental, meski di tengah situasi pascabanjir yang melanda sebagian besar wilayah. Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Malinau melaksanakan kunjungan silaturahmi ke sejumlah rumah pejabat, anggota DPRD, serta tokoh masyarakat Muslim, Sabtu (21/03/2026), sejak pagi hingga sore hari.
Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin tahunan ini bertujuan mempererat hubungan emosional dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan para pemangku kepentingan serta tokoh masyarakat. Dalam setiap kunjungan, rombongan disambut hangat, mencerminkan hubungan harmonis yang selama ini terjalin di tengah masyarakat Malinau.
Silaturahmi tersebut tidak hanya menjadi tradisi seremonial, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas sosial dan pembangunan daerah. Interaksi yang terbangun diharapkan mampu mempererat persatuan serta memperkuat rasa kebersamaan di tengah keberagaman.
Namun demikian, Idulfitri tahun ini memiliki nuansa yang berbeda. Dalam beberapa hari terakhir, banjir melanda wilayah Malinau dengan cakupan yang cukup luas. Bupati Wempi mengungkapkan bahwa sekitar 90 persen wilayah Malinau Kota terdampak banjir, yang turut memengaruhi aktivitas masyarakat, termasuk dalam persiapan menyambut hari raya.
“Tahun ini memang terasa berbeda. Banjir yang melanda hampir seluruh wilayah kota memberikan dampak yang cukup besar terhadap kehidupan masyarakat kita, terutama menjelang Idulfitri,” ujarnya.
Meski demikian, ia juga menyampaikan kabar baik bahwa sebagian wilayah yang terdampak mulai menunjukkan tanda-tanda surut. Kondisi ini memberikan harapan bagi masyarakat untuk kembali beraktivitas secara bertahap serta melanjutkan persiapan perayaan Lebaran dengan lebih baik.
Dalam setiap kesempatan, Bupati juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga semangat kebersamaan dan tidak larut dalam kondisi yang ada. Ia menekankan bahwa Idulfitri merupakan momentum penting untuk memperkuat solidaritas, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial.
“Momentum Idulfitri ini harus kita jadikan sebagai penguat persatuan dan kebersamaan. Mari kita tetap optimis dan terus berkontribusi bagi kemajuan daerah yang kita cintai ini,” tegasnya.
Kegiatan silaturahmi ini sekaligus menunjukkan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama dalam situasi yang penuh tantangan. Pemerintah Kabupaten Malinau berharap, melalui kebersamaan yang terjalin, masyarakat dapat saling mendukung dan bangkit bersama menghadapi dampak bencana.
Dengan semangat gotong royong dan solidaritas yang terus dijaga, Malinau diyakini mampu melewati berbagai tantangan, serta menjadikan momentum Idulfitri sebagai titik awal untuk memperkuat persatuan dan membangun masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.

