Tangerang – Pemerintah Kabupaten Malinau mengambil langkah strategis dalam memperkuat transformasi digital dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penandatanganan kesepakatan kerja sama dengan Politician Academy. Kesepakatan ini resmi dilakukan oleh Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., di Tangerang, Rabu (12/11/2025).
Kerja sama ini menitikberatkan pada program pelatihan digital marketing bagi generasi muda dan pelaku UMKM di Kabupaten Malinau. Program tersebut menjadi bagian dari implementasi SAGET (Smart Government Malinau) — konsep tata kelola pemerintahan berbasis teknologi dan inovasi yang digagas Pemkab Malinau untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong daya saing masyarakat di era digital.
Dalam sambutannya, Bupati Wempi menekankan bahwa digitalisasi tidak hanya soal teknologi, tetapi bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Ia berharap pelatihan ini mampu membuka peluang baru bagi generasi muda dan UMKM di Malinau untuk mengembangkan usaha secara digital dan menjadi bagian dari ekosistem SAGET.
“Digitalisasi bukan sekadar kemajuan teknologi, tetapi sarana untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Melalui kerja sama ini, kami ingin anak muda dan pelaku UMKM di Malinau mampu mengembangkan usaha secara digital dan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” tegas Bupati Wempi.
Pelatihan nantinya akan difokuskan di GeTi (Gerakan Ekonomi Teknologi Indonesia), sebuah pusat pelatihan digital yang akan menjadi mitra strategis program ini. GeTi akan menjadi wadah pembelajaran, inkubasi bisnis digital, dan pengembangan inovasi usaha bagi peserta dari Malinau. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan digital marketing, penguasaan teknologi informasi, serta inovasi kreatif dalam pengembangan UMKM.
Perwakilan Politician Academy menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan komitmen institusinya untuk mendukung visi Malinau menuju pemerintahan cerdas digital dan masyarakat adaptif teknologi. Ia menambahkan bahwa program pelatihan ini diharapkan menjadi media transformasi ekonomi lokal, memperkuat peran UMKM dalam pembangunan daerah, dan mencetak generasi muda yang kreatif, mandiri, dan inovatif.
Dengan kesepakatan ini, Pemkab Malinau menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan layanan publik, tetapi juga pada pemberdayaan SDM dan adaptasi masyarakat terhadap digitalisasi ekonomi. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan UMKM dan pendidikan digital di daerah lain di Kalimantan Utara.
Kesepakatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Pemkab Malinau untuk mendorong ekonomi kreatif berbasis teknologi sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

