Natal Oikumene ASN, PTT, dan GTT Kaltara di Malinau Perkuat Kebersamaan Aparatur Pemerintah

Malinau – Ratusan aparatur pemerintah dari berbagai instansi di wilayah Kabupaten Malinau mengikuti Perayaan Natal Oikumene Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Tidak Tetap (PTT), dan Guru Tidak Tetap (GTT) Provinsi Kalimantan Utara yang digelar di Gereja GKPI Malinau Kota, Kamis (22/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, menjadi momentum spiritual sekaligus ajang mempererat silaturahmi di lingkungan aparatur pemerintah.

Bacaan Lainnya

Perayaan Natal ini dihadiri oleh Asisten III Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Pollymaart Sijabat, S.KM., M.A.P., yang mewakili Gubernur Kalimantan Utara, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H. Turut hadir pula ratusan ASN, PTT, dan GTT yang bertugas di berbagai instansi pemerintahan dan lembaga pendidikan di wilayah Kabupaten Malinau.

Kegiatan Natal Oikumene ini menjadi wadah kebersamaan bagi aparatur pemerintah untuk memperkuat iman sekaligus mempererat hubungan antarpegawai di tengah dinamika tugas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekda Malinau Ernes Silvanus menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan baik. Ia menilai perayaan Natal Oikumene yang melibatkan ASN, PTT, dan GTT Provinsi Kalimantan Utara di wilayah Malinau merupakan kegiatan yang sangat positif karena mampu menghimpun aparatur pemerintah dalam satu persekutuan iman.

Menurutnya, Natal bukan sekadar perayaan seremonial tahunan, tetapi memiliki makna yang lebih dalam sebagai momentum memperkuat kebersamaan, meningkatkan kepedulian, serta mempererat hubungan antarpegawai pemerintah.

“Perayaan Natal ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi kesempatan bagi kita semua untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta meneguhkan kembali semangat pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ernes.

Perayaan Natal Oikumene tahun ini mengangkat tema nasional “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, yang menurut Sekda memiliki makna mendalam dalam kehidupan setiap individu, termasuk bagi aparatur pemerintah.

Ia menegaskan bahwa keluarga merupakan lembaga pertama yang diciptakan Tuhan dan menjadi fondasi utama dalam membangun kehidupan yang sehat, baik secara spiritual, sosial, maupun moral.

“Semua nilai kehidupan dimulai dari keluarga. Keluarga yang kuat akan melahirkan pribadi yang mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan, termasuk dalam tugas kita sebagai aparatur pemerintah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga menyoroti berbagai tantangan sosial yang saat ini semakin kompleks di tengah masyarakat, di antaranya penyalahgunaan narkoba, maraknya judi online, serta praktik pinjaman online ilegal yang dapat merusak kehidupan keluarga.

Ia mengajak seluruh ASN, PTT, dan GTT untuk bersama-sama menjaga diri, keluarga, serta lingkungan dari berbagai pengaruh negatif tersebut.

Menurutnya, aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan di tengah masyarakat, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

“Kita harus memberikan dampak positif. Kita bekerja bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga dan masyarakat. Dari kitalah nilai-nilai baik itu dimulai,” tegasnya.

Selain itu, Ernes juga mengajak seluruh aparatur pemerintah untuk terus mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah daerah.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan, terutama di bidang pendidikan, kesejahteraan masyarakat, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sementara itu, Ketua Panitia Natal Oikumene ASN, PTT, dan GTT Provinsi Kalimantan Utara di Malinau, Antonius Mangiwa, S.Hut., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa perayaan Natal tersebut merupakan pelaksanaan yang ketiga kalinya diselenggarakan di wilayah Malinau.

Ia mengungkapkan bahwa meskipun persiapan kegiatan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, seluruh rangkaian acara dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan berbagai pihak, baik dari pemerintah daerah maupun para panitia yang terlibat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang telah bekerja keras sehingga perayaan Natal ini dapat terlaksana dengan lancar dan penuh sukacita,” ujarnya.

Melalui perayaan Natal Oikumene ini, diharapkan seluruh ASN, PTT, dan GTT di Kabupaten Malinau semakin diteguhkan dalam menjalankan tugas dengan penuh integritas dan profesionalisme.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi aparatur pemerintah untuk terus menjaga persatuan, memperkuat nilai toleransi, serta menjadi teladan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *