551 UMKM Padati Kawasan Festival, Ekonomi Malinau Siap Melejit di IRAU Malinau Ke-11

Malinau – Suasana di kawasan Panggung Budaya Padan Liu’ Burung semakin hidup menjelang H-5 pembukaan Festival Budaya IRAU ke-11 dan HUT ke-26 Kabupaten Malinau, Kamis (2/10/2025). Sejak pagi, ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mulai memenuhi deretan tenda yang disiapkan panitia, menandai dimulainya rangkaian persiapan salah satu festival budaya terbesar di Kalimantan Utara.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data panitia, sebanyak 551 UMKM telah terdaftar dan mendapatkan tempat berjualan di sekitar lokasi festival. Kehadiran mereka menjadi salah satu magnet utama setiap pelaksanaan IRAU, karena menyajikan keberagaman kuliner, kerajinan, hingga produk lokal yang merepresentasikan kekayaan budaya dan ekonomi masyarakat Malinau.

Proses penataan tenda berlangsung tertib. Para pelaku UMKM terlihat mengangkut barang dagangan, merapikan meja display, hingga menata peralatan masak yang akan digunakan selama berlangsungnya festival. Beberapa pedagang bahkan sudah mulai melayani pembeli lebih awal, memanfaatkan meningkatnya pergerakan masyarakat di lokasi tersebut.

Kemudahan birokrasi menjadi salah satu faktor yang membuat antusiasme peserta tinggi. Pendaftaran UMKM untuk mengikuti IRAU 2025 ini hanya membutuhkan NIB (Nomor Induk Berusaha), NPWP, dan KTP Malinau. Prosedur yang sederhana tersebut diakui sangat membantu para pelaku usaha kecil yang ingin memanfaatkan keramaian festival sebagai sarana pemasaran.

Menurut sejumlah pedagang, kehadiran IRAU selalu membawa dampak signifikan terhadap pendapatan keluarga. Selain menjadi wadah promosi produk lokal, festival yang digelar dua tahunan itu juga meningkatkan transaksi UMKM secara drastis berkat tingginya jumlah pengunjung dari dalam maupun luar daerah.

Para pedagang juga menilai bahwa IRAU tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi sekaligus momentum strategis untuk memperkuat sektor UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah. Dengan semakin luasnya partisipasi masyarakat, festival ini diprediksi akan mencatat jumlah pengunjung yang lebih tinggi dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Festival Budaya IRAU ke-11 diharapkan tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi pengungkit ekonomi bagi ribuan pelaku usaha lokal yang menggantungkan harapan pada meriahnya perayaan budaya terbesar di Malinau tersebut.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *