Sinergi TNI-Polri-Pemda, Festival Budaya Irau Ke-11 Malinau Tetap Kondusif di Hari Kelima

Malinau – Hari kelima Festival Budaya Irau ke-11 dan HUT Kabupaten Malinau ke-26, Padan Liu Burung tetap dipadati ribuan pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Suasana meriah, tertib, dan aman menjadi bukti sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, serta masyarakat lokal dalam menjaga kelancaran acara tahunan terbesar di Bumi Intimung ini.

Bacaan Lainnya

Sejak pagi, masyarakat sudah memadati area panggung utama untuk menyaksikan pertunjukan budaya dari berbagai etnis. Dari tarian tradisional Dayak Kenyah hingga atraksi seni Batak, setiap penampilan disambut tepuk tangan dan sorak sorai penonton. Suasana ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang, sekaligus memupuk rasa kebersamaan antar-etnis di Malinau.

Di balik kemeriahan itu, aparat keamanan dari Polres Malinau, Kodim 0910, TNI, Satpol PP, dan ormas lokal terus siaga. Kapolres Malinau, AKBP Imam Irawan, S.I.K., menegaskan bahwa pengamanan telah direncanakan sejak awal, termasuk patroli gabungan dan langkah preventif untuk menjaga ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami telah menyiapkan pengamanan mulai dari awal hingga acara selesai. Patroli gabungan TNI-Polri-Pemda, himbauan kepada masyarakat, serta razia di lokasi rawan narkoba dan miras dilakukan untuk memastikan Irau berjalan lancar,” ujar Kapolres, Jumat (11/10/2025).

Dandim 0910/Malinau, Letkol Inf M. Syaiful Arif, menambahkan bahwa TNI turut memperkuat pengamanan hingga perbatasan. Langkah ini terbukti efektif dengan keberhasilan menggagalkan penyelundupan 13 kilogram sabu di pintu masuk Mansalong, sekaligus mencegah masuknya minuman keras ke wilayah Malinau.

“Kami bangga melihat persatuan dan keharmonisan yang terjalin di Malinau. Banyak suku dan etnis bisa hidup rukun dan damai. Ini seperti Indonesia mini, memperlihatkan wujud nyata persatuan bangsa,” ungkap Dandim.

Pengamanan yang sinergis antara aparat dan masyarakat, menurut kedua pejabat, menjadi kunci suksesnya pelaksanaan Festival Budaya Irau. Selain menjaga keamanan, langkah ini juga memastikan pengunjung bisa menikmati rangkaian acara budaya dengan nyaman, aman, dan menyenangkan.

Dengan dukungan aparat yang solid dan partisipasi masyarakat, Festival Budaya Irau ke-11 semakin menunjukkan perannya bukan sekadar perayaan seni dan budaya, tetapi juga sebagai ajang memperkuat persatuan, kerukunan, dan citra Malinau sebagai daerah yang aman dan harmonis.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *