Malinau— Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., menutup secara resmi Kejuaraan Menembak Bupati Malinau Cup (BMC) 2025, yang berlangsung di Stadion Pemda, Selasa (30/09/2025) sore. Ajang tahunan ini kembali menampilkan persaingan sengit antar atlet menembak dari Malinau, sekaligus menghadirkan peserta dari kabupaten tetangga, seperti Bulungan dan Nunukan.
Kejuaraan BMC 2025 menjadi salah satu strategi Pemkab Malinau dalam mengembangkan olahraga menembak di daerah. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan KONI Malinau menyiapkan total anggaran Rp10 miliar, dengan rincian Rp2,5 miliar dialokasikan untuk kebutuhan operasional acara, sementara Rp7,5 miliar difokuskan untuk pembinaan atlet, pelatihan wasit, dan peningkatan kualitas pelatih. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk menyiapkan atlet unggul secara berkelanjutan, bukan sekadar kompetisi sesaat.
Dalam sambutannya, Sekda Ernes menekankan pentingnya persiapan yang matang bagi para atlet menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Menurutnya, prestasi tidak datang secara instan, melainkan melalui latihan rutin, disiplin, dan ketekunan.
“Atlet kita harus dipersiapkan sejak sekarang agar siap menjadi tuan rumah yang baik sekaligus tampil sebagai peserta yang berprestasi di Porprov 2026. Keberhasilan tidak datang tiba-tiba, melainkan dari latihan dan ketekunan. Menjadi juara itu tidak sulit, tetapi mempertahankan prestasi itulah yang menantang,” tegas Ernes di hadapan para peserta dan pelatih.
Kejuaraan ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan pembinaan atlet, pelatih, serta wasit, agar standar olahraga menembak di Malinau semakin profesional. Partisipasi atlet dari luar daerah turut memberikan atmosfer kompetitif yang sehat, sekaligus membuka kesempatan untuk bertukar pengalaman dan teknik menembak.
Dengan suksesnya BMC 2025, Pemkab Malinau berharap olahraga menembak akan terus berkembang, mampu menelurkan atlet-atlet berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata dukungan pemerintah dalam membina olahraga prestasi sekaligus mempersiapkan generasi muda Malinau agar mampu mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan.

