Malinau – Perayaan HUT ke-26 Kabupaten Malinau dan Festival Budaya IRAU ke-11 kembali menghadirkan salah satu agenda tahunan yang selalu dinantikan, yaitu Pemilihan Putra-Putri Intimung 2025. Acara yang digelar oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Malinau ini berlangsung meriah di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Minggu (19/10/2025), dan dipadati pengunjung dari berbagai kecamatan.
Sejak sore hari, peserta dan pendukungnya mulai berdatangan, memeriahkan area panggung yang dipenuhi dekorasi bernuansa etnik khas Bumi Intimung. Tahun ini, kompetisi diikuti 22 peserta, terdiri dari putra-putri perwakilan kecamatan yang telah melalui tahap seleksi di tingkat lokal.
Setiap peserta tampil mengenakan busana terbaik, mulai dari pakaian adat hingga busana modern formal, menciptakan suasana kompetisi yang megah dan penuh kesan profesional. Mereka tampil di hadapan dewan juri melalui sejumlah tahapan penilaian, antara lain performance, public speaking, serta penguasaan wawasan budaya dan pariwisata daerah—aspek yang menjadi perhatian utama dalam ajang ini.
Tidak hanya menilai penampilan fisik dan kecakapan berbicara, dewan juri juga memberikan ruang bagi peserta untuk menunjukkan kreativitas melalui sesi show talent. Dalam sesi ini, ragam bakat ditampilkan mulai dari tarian tradisional, vokal, musik, hingga seni orasi budaya. Sesi tersebut tidak hanya menarik perhatian juri, tetapi juga menjadi hiburan bagi ratusan masyarakat yang menyaksikan langsung.
Setelah melalui proses penilaian yang ketat dan diskusi mendalam, akhirnya diumumkan pemenang utama malam itu. Ingly Arrel dari Kecamatan Malinau Utara berhasil dinobatkan sebagai Putra Intimung 2025, sementara gelar Putri Intimung 2025 diraih oleh Verly Agnes F. dari Kecamatan Mentarang. Keduanya tampil menonjol dengan kepercayaan diri tinggi, kemampuan berbicara yang matang, serta penguasaan materi mengenai kebudayaan dan potensi wisata Malinau.
Pemilihan Putra-Putri Intimung bukan sekadar kompetisi seleksi duta daerah, tetapi menjadi wadah penting bagi generasi muda Malinau untuk mempelajari, menghayati, dan mempromosikan budaya lokal. Keberadaan duta muda ini diharapkan mampu memperkuat citra Kabupaten Malinau sebagai daerah yang kaya budaya sekaligus memiliki potensi pariwisata yang besar.
Dengan terpilihnya para duta baru ini, Pemerintah Kabupaten Malinau berharap mereka dapat menjadi wajah dan suara yang mewakili generasi muda—menjadi jembatan antara tradisi dan perkembangan modern, serta membawa nama Malinau ke tingkat yang lebih luas.

