Malinau — Pemerintah Kabupaten Malinau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sarana keagamaan sebagai bagian dari upaya memperkuat harmoni dan kehidupan beragama di masyarakat. Hal ini terlihat dalam kegiatan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Gereja GPdI “Salem” Desa Sesua, Kecamatan Malinau Barat, yang berlangsung Rabu (03/09/2025) pagi.
Turut hadir Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Jon Ifung, S.Sos., M.M, yang mewakili Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H, untuk memimpin secara langsung prosesi awal pembangunan rumah ibadah tersebut. Kegiatan dimulai dengan doa bersama, dilanjutkan dengan seremoni peletakan batu pertama yang disaksikan oleh para tokoh gereja, jemaat, perangkat desa, serta unsur masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Jon Ifung menegaskan bahwa pemerintah daerah senantiasa memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan rumah ibadah, tanpa membedakan agama maupun latar belakang jemaat. Menurutnya, keberadaan rumah ibadah tidak hanya menjadi tempat umat memperdalam keimanan, tetapi juga menjadi pusat pembinaan moral serta sarana mempererat hubungan sosial di tengah keberagaman masyarakat Malinau.
“Pembangunan Gereja GPdI ‘Salem’ ini bukan hanya tentang membangun fisik gedung, tetapi juga membangun kebersamaan. Semangat iman dan dukungan jemaat adalah fondasi utama yang menjadi ujung tombak kelancaran proses pembangunan,” ujar Jon Ifung.
Ia mengajak seluruh jemaat untuk terus berdoa dan menjaga kekompakan selama proses pembangunan berlangsung. Pemerintah berharap setiap tahapan dapat berjalan dengan lancar dan aman, serta mendapatkan berkat sehingga penyelesaian gereja ini dapat dilakukan sesuai rencana.
Tidak hanya itu, Jon Ifung juga berpesan agar panitia pembangunan tetap menjaga transparansi, baik dalam pengelolaan dana maupun pelaporan anggaran. Menurutnya, keterbukaan sangat penting agar proses pembangunan berjalan akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh jemaat.
“Kerja sama, kesatuan hati, dan pengelolaan yang terbuka adalah kunci keberhasilan pembangunan ini. Pemerintah daerah akan terus memantau dan memberikan dukungan sesuai kewenangan agar pembangunan rumah ibadah ini dapat rampung dengan baik,” tambahnya.
Kegiatan peletakan batu pertama ini menjadi momentum penting bagi Jemaat GPdI “Salem” Desa Sesua. Selain menandai dimulainya pembangunan fisik gereja, acara tersebut juga memperkuat rasa kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis dan penuh toleransi di Kabupaten Malinau.

