Malinau — Pemerintah Kabupaten Malinau kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal melalui penyelenggaraan Job Fair Kabupaten Malinau Tahun 2025. Kegiatan yang digelar oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Malinau ini berlangsung di Ruang Tebengang, Rabu (22/10/2025), dan menghadirkan berbagai perusahaan dari beragam sektor industri.
Job Fair tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Kamran Daik, M.Si, yang hadir mewakili Bupati Malinau. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur karena kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan ini kembali dapat terlaksana dengan baik dan mendapat antusias besar dari masyarakat pencari kerja.
“Job Fair ini merupakan bagian dari upaya nyata Pemerintah Daerah dalam mengurangi angka pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di sini, dunia usaha dan pencari kerja dapat bertemu langsung, sehingga proses rekrutmen menjadi lebih cepat, terbuka, dan efektif,” ujar H. Kamran.
Ia menekankan bahwa keberadaan Job Fair tidak hanya sekadar mempertemukan perusahaan dengan calon pekerja, tetapi juga menjadi ruang transparansi dalam proses rekrutmen. Hal ini penting agar masyarakat lokal mendapatkan kesempatan yang proporsional sesuai kompetensi dan kebutuhan perusahaan.
“Kita ingin proses penerimaan tenaga kerja di Malinau berlangsung jujur, akuntabel, dan berkeadilan, sehingga tidak menimbulkan potensi konflik di kemudian hari,” tambahnya.
Selain membahas peluang kerja, H. Kamran juga menyoroti berbagai program pelatihan keterampilan yang selama ini telah diselenggarakan Pemkab Malinau melalui Disnaker. Pelatihan tersebut meliputi operator excavator, keamanan (security), mekanik alat berat, pemasangan jaringan listrik, pertukangan mebelair, hingga pembuatan perahu fiber—seluruhnya disiapkan untuk menjawab kebutuhan industri yang berkembang di wilayah Malinau.
Ia berharap perusahaan yang hadir dalam Job Fair dapat memprioritaskan peserta yang telah mengikuti pelatihan tersebut, mengingat keahlian mereka telah disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
“Generasi muda Malinau memiliki semangat besar untuk berkembang. Tugas kita adalah menyiapkan wadah dan memastikan mereka terserap ke dunia kerja,” katanya.
Untuk para pencari kerja, ia berpesan agar memanfaatkan kesempatan ini seoptimal mungkin. Job Fair hadir sebagai pusat informasi yang terintegrasi, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mencari lowongan kerja dari satu tempat ke tempat lain.
“Semuanya tersedia di sini secara terbuka. Tinggal bagaimana kita mempersiapkan diri dan menunjukkan kemampuan,” tegasnya.
Mengakhiri sambutan, H. Kamran menekankan bahwa dunia kerja kini bergerak sangat cepat, sehingga kemampuan beradaptasi dan kemauan untuk terus belajar menjadi kunci kesuksesan. Setelah memberikan pesan motivasi tersebut, ia secara resmi membuka Job Fair Malinau 2025.
Dengan terselenggaranya Job Fair ini, Pemkab Malinau berharap masyarakat mendapatkan akses kerja yang lebih mudah dan perusahaan dapat menemukan tenaga kerja berkualitas, sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih progresif dan inklusif.

