Pjs Bupati Malinau Sampaikan Selamat atas Peresmian Gedung Gereja Toraja Efrata Malinau

Malinau – Pjs Gubernur Kaltara yang diwakili oleh Pjs Bupati Malinau, Pollymaart Sijabat, S.KM., M.AP., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaat Gereja Toraja Malinau atas selesainya pembangunan gedung gereja yang baru. Ucapan tersebut disampaikan dalam sambutannya pada acara Pentabisan Gedung Gereja Toraja Jemaat Efrata Malinau, Sabtu (19/10/2025).

Pollymaart mengungkapkan bahwa penyelesaian pembangunan ini membutuhkan proses yang panjang, dengan waktu pengerjaan mencapai sekitar 10 tahun, menurut informasi dari panitia pembangunan. Ia menilai bahwa hal ini tidak mudah dicapai, tetapi justru menunjukkan kerja keras dan semangat gotong royong yang kuat di antara jemaat, majelis gereja, pemerintah daerah, serta masyarakat di Kabupaten Malinau.

Bacaan Lainnya

“Pembangunan rumah ibadah ini adalah wujud kerja keras bersama yang dilandasi rasa persaudaraan dan persekutuan,” ujarnya di hadapan para undangan. Pollymaart menambahkan, pencapaian ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kepercayaan antara berbagai pihak yang berperan dalam proses pembangunan.

Dalam sambutannya, Pollymaart juga mengingatkan jemaat agar tidak hanya fokus pada pembangunan fisik gedung gereja, namun juga mengutamakan pembangunan mental dan spiritual. Menurutnya, gedung gereja yang megah hanya akan bermakna jika diimbangi dengan perilaku iman dan sikap hidup para jemaat.

“Apalah artinya sebuah bangunan tempat ibadah yang megah tanpa diimbangi dengan kemegahan sikap dan perilaku iman para pemeluknya,” ungkapnya.

Pollymaart menambahkan bahwa masyarakat Toraja, khususnya yang berada di Malinau, telah memiliki keimanan yang kuat, dan keyakinan itu perlu terus ditingkatkan untuk memperkuat hubungan mereka dengan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau hanya berdasarkan fisik saja, saya kira semua bisa melakukannya, tetapi yang paling penting adalah keyakinan iman kita bahwa gedung gereja yang kita bangun ini berlandaskan keimanan. Saya percaya bahwa masyarakat Toraja sudah mengimani itu,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *