Pemkab Malinau Peringati Hakorda 2025, Lawan Korupsi Lewat Seni dan Edukasi

Malinau – Pemerintah Kabupaten Malinau menggelar apel dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di halaman Kantor Bupati Malinau. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., selaku pembina apel, Senin (8/12/2025).

Bacaan Lainnya

Dalam rangkaian kegiatan Hakorda ini, Pemkab Malinau menyerahkan sejumlah penghargaan. Piagam penghargaan pertama diberikan kepada Kepala Bappeda dan Litbang Malinau sebagai perangkat daerah dengan pelaporan LHKPN tercepat dan terlengkap tahun 2024 di lingkungan Pemkab Malinau.

Penghargaan juga diberikan kepada Ketua Lembaga Adat Malinau yang telah berpartisipasi dalam kegiatan kampanye pariwara anti korupsi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) bersama 11 lembaga adat.

Selain itu, juga dilakukan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba mural dalam rangka peringatan Hakorda 2025.

Dalam amanatnya Wabup Jakaria menegaskan bahwa Hari Anti Korupsi Sedunia merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menolak segala bentuk tindakan koruptif.

Hakorda 2025 mengusung tema nasional “Satukan Aksi, Basmi Korupsi”, dengan subtema untuk Kabupaten Malinau “Korupsi Merugikan Semua. Mari Bersama-sama Membangun Malinau Bersih, Beretika, dan Berintegritas Demi Masa Depan Generasi Kita”.

Jakaria menegaskan bahwa korupsi merupakan kejahatan yang merugikan semua pihak, melemahkan pembangunan, merusak masa depan generasi bangsa, serta menggerus kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Karena itu, perlawanan terhadap korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Dalam satu tahun terakhir, Pemkab Malinau telah melaksanakan berbagai langkah konkret untuk memperkuat budaya anti korupsi, mulai dari sosialisasi anti korupsi di tingkat kecamatan dan desa, sosialisasi di lingkungan SMA/SMK, hingga pelibatan tokoh adat dalam kampanye anti korupsi.

Selain itu, Pemkab Malinau juga menggelar lomba mural bertema “Bersama Lawan Korupsi, Bersama Lindungi Malinau”, pembentukan Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) di perangkat daerah, pembangunan zona integritas, serta penguatan media pengaduan masyarakat.

Jakaria mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan integritas sebagai budaya kerja, menolak dan melawan setiap bentuk korupsi, membangun partisipasi publik dalam pengawasan, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas di semua lini pembangunan.

“Melalui peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia ini, saya berharap semangat anti korupsi tidak berhenti sampai di sini, tetapi menjadi komitmen berkelanjutan dalam setiap langkah pembangunan Kabupaten Malinau,” pesannya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *