Malinau – Pemerintah Kabupaten Malinau melalui Bupati Wempi W. Mawa, SE., MH, diwakili oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Francis, S.Pd., M.Pd., menghadiri Perayaan Natal Komisi Pemuda Daerah Malinau. Kegiatan berlangsung meriah pada Kamis (27/11/2025) malam di Gereja Kristen Injili Indonesia (GKII) Proskunieo, Pulau Sapi Seberang.
Perayaan Natal ini diikuti oleh tiga sentral pemuda di Malinau, yaitu Sentral Sesayap, Sentral Pelita, dan Sentral Mansalong. Suasana malam dipenuhi sukacita, doa, dan refleksi rohani yang menekankan peran pemuda sebagai tulang punggung gereja dan masyarakat.
Dalam sambutannya yang dibacakan Plt. Kadis Pendidikan, Francis, Bupati Wempi W. Mawa menekankan komitmen Pemkab Malinau untuk mendukung segala kegiatan positif kaum muda. “Pemerintah sangat peduli dalam kapasitasnya sebagai pemerintah. Oleh karena itu, saya berpesan kepada pemuda dan pemudi yang hadir malam ini, mari kita support program Pemerintah Kabupaten Malinau,” ujar Francis menyampaikan pesan Bupati.
Bupati juga menekankan lima program inovasi daerah yang secara langsung bersentuhan dengan kaum milenial, yaitu: Milenial Mandiri, Desa Sarjana, Wajib Belajar Malinau Maju, PESAT, dan Smart Government (SAGET). Menurutnya, program-program tersebut dirancang untuk membangun kapasitas pemuda dan membuka peluang bagi mereka berkontribusi positif bagi kemajuan daerah.
Selain itu, Francis juga menyampaikan pesan Bupati agar generasi muda tetap waspada terhadap dampak negatif perkembangan teknologi yang semakin cepat. “Pemuda dan pemudi adalah harapan gereja dan bangsa. Jika kita mampu mengendalikan diri, menjaga diri, dan mengawasi diri sendiri, maka kita bisa hidup benar di masa depan. Terlebih, kita harus taat terhadap pengajaran Firman Tuhan,” ujarnya.
Perayaan Natal ini tidak hanya menjadi momentum rohani, tetapi juga menjadi wadah pemerintah daerah untuk menegaskan perhatian dan dukungannya terhadap pemuda sebagai agen perubahan. Kehadiran Pemkab Malinau di tengah perayaan menegaskan komitmen pemerintah untuk terus membina generasi muda agar berperan aktif dalam pembangunan gereja, masyarakat, dan daerah secara keseluruhan.
Kegiatan ini ditutup dengan doa syukur dan harapan agar setiap pemuda dan pemudi Malinau mampu mengimplementasikan nilai-nilai positif dari Natal dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadi motor penggerak kemajuan gereja dan daerah.

