Malinau, Kalimantan Utara — Kabupaten Malinau patut berbangga karena menjadi daerah pertama di luar Pulau Jawa yang menyelenggarakan simulasi makan bergizi gratis, sebuah program yang digagas oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka. Kegiatan ini berlangsung di SD Negeri 002 Malinau Kota pada Rabu, 16 Oktober 2024.
Simulasi makan bergizi gratis ini merupakan bentuk respons cepat dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bersama Pemerintah Kabupaten Malinau dalam mendukung program pemerintah pusat. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah di seluruh Indonesia, terutama di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian khusus.
Pjs. Gubernur Kalimantan Utara, Ir. Togap Simangunsong, M.APP.Sc., yang hadir di lokasi, mengungkapkan rasa bangganya terhadap respons positif dari Pemkab Malinau atas program ini. “Kita mengambil kesempatan ini untuk menunjukkan kepada pemerintah pusat bahwa kita mendukung penuh dan telah langsung menguji coba program ini hari ini,” ujar Togap dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Malinau.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi dalam menyukseskan program ini. “Mari kita bersama-sama menyukseskan program ini, viralkan kegiatan ini agar Malinau semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia,” tambah Togap.
Program ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik bagi 100 hari pertama kinerja Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Simulasi makan bergizi gratis ini menjadi momentum untuk mengukur efektivitas program yang bertujuan memperbaiki asupan gizi siswa-siswi sekolah dasar.
Pjs. Bupati Malinau, Pollymaart Sijabat, S.KM., M.AP., juga turut menyampaikan apresiasinya kepada Sekretaris Daerah dan seluruh jajaran Pemkab Malinau yang telah memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan kegiatan ini. Ia berharap, program ini bisa terus berlanjut dalam beberapa tahun ke depan. “Mudah-mudahan ini menjadi titik awal bahwa SDN 002 Malinau akan kita libatkan selama lima tahun ke depan dalam program makan bergizi gratis ini. Semoga kinerja Pemkab Malinau semakin maksimal ke depannya,” ungkapnya.
Simulasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengikuti langkah serupa, menjadikan anak-anak Indonesia lebih sehat dan siap menghadapi masa depan dengan asupan gizi yang lebih baik.

