Bupati Wempi Soroti Transisi Energi, Pengelolaan Sampah, dan Penguatan Ekonomi Lokal dalam Rapat Intimung Pemkab Malinau

Malinau – Isu transisi energi, pengelolaan sampah, hingga penguatan ekonomi masyarakat menjadi perhatian utama dalam rapat Intimung Pemerintah Kabupaten Malinau yang dipimpin langsung oleh Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., di Ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau, Rabu (11/2/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam forum yang dihadiri jajaran perangkat daerah tersebut, Bupati Wempi menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan. Salah satu isu strategis yang menjadi perhatian adalah potensi menipisnya cadangan batubara di Kabupaten Malinau yang selama ini menjadi salah satu sumber energi dan aktivitas ekonomi daerah.

Menurut Wempi, pemerintah daerah harus mulai mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi perubahan tersebut, termasuk dengan mencari alternatif sumber energi baru yang lebih berkelanjutan.

“Batubara kita diperkirakan akan habis dalam beberapa tahun ke depan. Karena itu kita harus mulai menyiapkan sumber energi baru, salah satunya dengan mengelola sampah menjadi energi yang bermanfaat,” ujar Wempi dalam arahannya.

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berkaitan dengan persoalan kebersihan lingkungan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi jika dikelola secara inovatif. Oleh karena itu, pemerintah daerah mendorong pengembangan konsep pengolahan sampah menjadi energi yang dapat memberikan nilai tambah sekaligus membantu mengurangi beban lingkungan.

Selain itu, Bupati juga menegaskan bahwa persoalan kebersihan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah daerah. Kesadaran masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Kebersihan kota tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Ini tanggung jawab kita bersama, dimulai dari lingkungan terkecil,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, Bupati Wempi juga menyoroti berbagai upaya pengentasan kemiskinan yang terus menjadi fokus pemerintah daerah. Penguatan sektor pertanian, peternakan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Malinau, lanjutnya, juga terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dasar bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan. Salah satu program yang sedang dipersiapkan adalah pembangunan sekolah rakyat yang akan mendapatkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

“Kita harus memastikan masyarakat memiliki peluang hidup yang lebih baik, baik melalui ekonomi yang kuat, pendidikan yang berkualitas, maupun layanan kesehatan yang maksimal,” katanya.

Di sektor ekonomi daerah, Bupati juga mendorong pengembangan berbagai potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Malinau. Beberapa komoditas yang memiliki prospek besar antara lain sarang burung walet dan gaharu yang selama ini dikenal sebagai produk bernilai ekonomi tinggi.

Menurutnya, produk turunan dari gaharu bahkan telah dikenal hingga pasar internasional, seperti parfum berbahan dasar gaharu. Karena itu, pengembangan industri olahan dari komoditas lokal perlu terus didorong agar memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

“Potensi daerah kita luar biasa. Tinggal bagaimana kita mengolahnya agar memberi nilai tambah dan semakin dikenal luas, termasuk melalui pameran di tingkat nasional,” ujarnya.

Bupati juga menaruh perhatian pada berbagai persoalan sosial yang memerlukan penanganan bersama, seperti perlindungan anak, penyalahgunaan narkoba, serta penyebaran penyakit menular. Ia menilai peran pemerintah desa dan masyarakat sangat penting dalam melakukan pengawasan serta pendampingan sosial.

“Generasi muda harus kita lindungi bersama. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat,” imbuhnya.

Dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, Pemerintah Kabupaten Malinau juga membuka peluang bagi putra-putri daerah untuk mengikuti pendidikan pilot dengan dukungan pembiayaan penuh bagi peserta yang memenuhi syarat.

Selain itu, tersedia pula berbagai program beasiswa serta kerja sama pendidikan dengan lembaga pendidikan di dalam maupun luar negeri.

“Kita ingin anak-anak Malinau memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan, termasuk menjadi pilot atau melanjutkan pendidikan ke luar negeri,” jelasnya.

Menutup arahannya, Bupati Wempi meminta seluruh perangkat daerah mempercepat pelaksanaan program pembangunan, menjaga kualitas pekerjaan, serta merawat fasilitas yang telah dibangun agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Mari kita bekerja bersama menjaga Malinau tetap bersih, sehat, dan sejahtera,” pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *