Bupati Wempi Resmikan Gereja GKII Jemaat Kelapis di Malinau, Perkuat Iman dan Kerukunan Umat

Malinau – Setelah melalui proses pembangunan selama beberapa tahun, Gedung Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Malinau Jemaat Kelapis akhirnya resmi digunakan sebagai rumah ibadah bagi jemaat. Peresmian gereja tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., pada Jumat (30/1/2026).

Bacaan Lainnya

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Malinau, yang menandakan bahwa gedung gereja tersebut telah resmi difungsikan sebagai tempat ibadah dan pusat kegiatan rohani bagi jemaat GKII Jemaat Kelapis.

Kegiatan peresmian berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan rasa syukur, dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, jemaat gereja, serta perwakilan pemerintah daerah. Momentum ini menjadi kebanggaan bagi jemaat setempat setelah perjuangan panjang dalam membangun rumah ibadah yang dimulai sejak tahun 2018.

Dalam sambutannya, Bupati Wempi menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselesaikannya pembangunan gereja tersebut. Ia menilai keberhasilan pembangunan rumah ibadah ini merupakan hasil dari kerja keras jemaat, dukungan berbagai pihak, serta penyertaan Tuhan dalam setiap prosesnya.

“Puji Tuhan, hari ini kita boleh berdiri bersama sebagai saksi diresmikannya gereja ini. Pembangunan yang dimulai beberapa tahun lalu akhirnya dapat diselesaikan dan kini dapat digunakan oleh jemaat untuk beribadah,” ujar Wempi.

Menurutnya, gereja memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan iman dan karakter bagi umat. Ia berharap gereja tersebut dapat menjadi ruang bagi jemaat untuk memperkuat spiritualitas serta membimbing generasi muda agar memiliki nilai moral dan iman yang kuat.

“Gereja ini diharapkan menjadi pusat ibadah, pusat doa, serta tempat bertumbuhnya iman jemaat. Terutama dalam membimbing generasi muda agar menjadi pribadi yang kuat, berkarakter, dan setia kepada Tuhan,” lanjutnya.

Selain itu, Bupati Wempi juga mengajak jemaat untuk menjaga lingkungan sekitar gereja agar tetap hijau dan asri. Ia menyarankan agar area gereja dimanfaatkan dengan menanam berbagai tanaman produktif seperti kelapa, buah-buahan, maupun tanaman lainnya yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Menurutnya, kawasan gereja yang hijau dan sejuk tidak hanya menciptakan kenyamanan saat beribadah, tetapi juga menjadi contoh kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Malinau dalam mendukung pembangunan rumah ibadah bagi seluruh umat beragama tanpa membedakan latar belakang agama.

Hal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga kerukunan, toleransi, dan keharmonisan antarumat beragama di Kabupaten Malinau yang dikenal sebagai Bumi Intimung.

“Dukungan pemerintah tidak hanya untuk satu agama saja, tetapi untuk semua rumah ibadah. Kerukunan yang kita rasakan hari ini adalah hasil dari toleransi dan persaudaraan yang terus kita jaga bersama. Inilah kekuatan Malinau,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan GKII Jemaat Kelapis, Yohanes Dawat, menjelaskan bahwa pembangunan gereja dimulai pada 28 Agustus 2018 dan dapat diselesaikan pada 30 Januari 2026 berkat dukungan jemaat, para donatur, serta bantuan dari Pemerintah Kabupaten Malinau.

Ia menyampaikan bahwa pada awalnya pembangunan gereja ditargetkan selesai dalam kurun waktu sepuluh tahun. Namun berkat kerja sama dan semangat kebersamaan seluruh pihak, pembangunan dapat diselesaikan lebih cepat, yakni dalam waktu sekitar tujuh tahun.

“Kami sangat bersyukur atas pertolongan Tuhan serta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Malinau dan seluruh jemaat yang bersama-sama berjuang hingga gereja ini dapat selesai dibangun,” ujar Yohanes.

Peresmian gedung gereja ini diharapkan menjadi momentum penting bagi jemaat GKII Jemaat Kelapis untuk semakin memperkuat iman, mempererat kebersamaan, serta terus berkontribusi dalam kehidupan sosial dan spiritual masyarakat di Kabupaten Malinau.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *