Malinau – Setelah berlangsung selama empat hari dengan berbagai kegiatan pembangunan dan promosi potensi desa, Peringatan Hari Desa Nasional 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Utara yang dipusatkan di Kabupaten Malinau akhirnya resmi ditutup pada Jumat malam (30/1/2026). Penutupan kegiatan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H.
Meski hujan sempat mengguyur lokasi acara, prosesi penutupan tetap berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah serta masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi penanda berakhirnya rangkaian peringatan Hari Desa Nasional yang telah dimulai sejak 27 Januari 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Wempi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik. Ia menilai keberhasilan pelaksanaan Hari Desa Nasional tidak terlepas dari kerja sama berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada jajaran DPRD Kabupaten Malinau, Wakil Bupati Malinau beserta istri, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, kepala desa se-Kabupaten Malinau, hingga tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta seluruh masyarakat yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan ini. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan kita dalam membangun desa dan daerah,” ujar Wempi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan rasa syukur atas berbagai capaian pembangunan yang berhasil diraih Pemerintah Kabupaten Malinau, khususnya di bidang kesehatan. Ia menyebut Malinau berhasil meraih penghargaan paripurna dari pemerintah pusat, sebagai satu-satunya kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara yang dinilai berhasil memastikan seluruh masyarakatnya terdaftar dalam sistem jaminan kesehatan.
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat, terutama di sektor kesehatan.
Selain itu, Bupati Wempi juga menyoroti pentingnya kegiatan pameran potensi desa yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Desa Nasional. Pameran tersebut menampilkan berbagai produk unggulan desa, inovasi pembangunan, serta kekayaan budaya lokal yang dimiliki desa-desa di Kabupaten Malinau.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana pembelajaran dan referensi bagi masyarakat maupun pemerintah desa dalam mengembangkan potensi daerah masing-masing.
“Pameran ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi wadah untuk memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat luas sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat desa,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Wempi juga menegaskan kesiapan Kabupaten Malinau menjadi tuan rumah berbagai agenda strategis di masa mendatang, seperti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Utara, kegiatan olahraga tingkat provinsi, serta pesta budaya Kabupaten Malinau yang mulai tahun ini akan dilaksanakan setiap tahun secara nasional bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata.
Ia menegaskan bahwa seluruh potensi daerah harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Seluruh potensi yang kita miliki harus dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membenahi desa, kecamatan, hingga ibu kota kabupaten, agar Malinau benar-benar siap menjadi tuan rumah kegiatan berskala provinsi, nasional, bahkan internasional,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Wempi secara resmi menutup Peringatan Hari Desa Nasional 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Utara dengan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta harapan agar semangat pembangunan desa terus tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

