Hari Desa Nasional 2026 di Malinau Diwarnai Aksi Tanam Pohon dan Promosi Potensi Desa

Malinau – Komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan terlihat dalam rangkaian peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Utara yang digelar di Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Rabu (28/1/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan berbagai agenda yang menekankan pentingnya pelestarian lingkungan sekaligus penguatan potensi ekonomi desa.

Bacaan Lainnya

Salah satu kegiatan utama dalam peringatan tersebut adalah aksi penanaman pohon yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., bersama para kepala daerah serta perwakilan pemerintah kabupaten dan kota se-Kalimantan Utara.

Aksi penanaman pohon ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus memperkuat peran desa sebagai garda terdepan dalam pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Untuk Kabupaten Malinau, kegiatan penanaman pohon tersebut diwakili oleh Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya pelestarian lingkungan di wilayah pedesaan.

Sebelum pelaksanaan penanaman pohon, kegiatan diawali dengan penyerahan bibit tanaman secara simbolis kepada sejumlah perwakilan desa yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Khusus dari Kabupaten Malinau, bibit tanaman tersebut diterima oleh empat kepala desa, yaitu Kepala Desa Pulau Sapi, Kepala Desa Malinau Seberang, Kepala Desa Tanjung Lapang, dan Kepala Desa Tanjung Keranjang.

Penyerahan bibit tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat desa untuk semakin aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengembangkan ruang hijau di wilayah masing-masing.

Pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten juga mengajak masyarakat desa untuk terus menjaga keseimbangan alam, mengingat desa memiliki peran strategis dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Setelah rangkaian kegiatan penanaman pohon selesai, Gubernur Kalimantan Utara bersama para kepala daerah serta tamu undangan melanjutkan agenda dengan meninjau stan pameran desa yang turut meramaikan peringatan Hari Desa Nasional.

Sebanyak 36 stan pameran desa ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Stan-stan ini memamerkan berbagai produk unggulan desa, mulai dari hasil pertanian, produk olahan pangan lokal, kerajinan tangan, hingga berbagai inovasi kreatif yang dikembangkan oleh masyarakat desa.

Pameran tersebut menjadi wadah promosi bagi desa-desa untuk memperkenalkan potensi ekonomi lokal kepada masyarakat luas sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk desa.

Selain itu, kegiatan ini juga memperlihatkan perkembangan serta inovasi yang telah dilakukan oleh desa-desa di Kalimantan Utara dalam mendorong kemandirian ekonomi desa.

Melalui momentum peringatan Hari Desa Nasional ini, diharapkan desa-desa di Kalimantan Utara semakin berkembang, mandiri, serta mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah yang berkelanjutan, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun pelestarian lingkungan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *