Malinau – Peringatan Hari Desa Nasional tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2026 yang digelar di Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum untuk menampilkan potensi dan kreativitas desa. Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian dalam peringatan tersebut adalah pameran produk unggulan desa yang diikuti puluhan desa dari Kabupaten Malinau.
Dalam rangkaian kegiatan itu, Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., mendampingi Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., meninjau langsung stan pameran produk desa yang digelar di kawasan Desa Wisata Pulau Sapi, Rabu (28/1/2026).
Pameran tersebut diikuti oleh 36 desa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Malinau, yang masing-masing menampilkan berbagai produk unggulan serta inovasi desa. Beragam produk yang dipamerkan mencerminkan kekayaan potensi lokal desa, mulai dari hasil pertanian, kerajinan tangan, produk olahan pangan, hingga berbagai inovasi ekonomi kreatif yang dikembangkan oleh masyarakat desa.
Saat meninjau stan-stan pameran, Gubernur Kalimantan Utara bersama Wakil Bupati Malinau terlihat berdialog langsung dengan para peserta pameran. Mereka menyimak penjelasan dari perwakilan desa mengenai proses produksi, potensi pengembangan, hingga peluang pemasaran dari produk-produk yang dipamerkan.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kaltara memberikan apresiasi atas kreativitas dan semangat inovasi yang ditunjukkan oleh desa-desa di Kabupaten Malinau. Menurutnya, pameran produk unggulan desa merupakan salah satu cara efektif untuk memperkenalkan potensi ekonomi desa kepada masyarakat luas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis lokal.
Kehadiran pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya penguatan ekonomi desa, khususnya melalui pengembangan produk unggulan yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Malinau Jakaria menyampaikan bahwa pameran produk desa dalam rangka Hari Desa Nasional ini menjadi ruang bagi desa-desa untuk menampilkan perkembangan serta inovasi yang telah dilakukan.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana promosi sekaligus ajang berbagi gagasan antar desa dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal.
“Melalui kegiatan ini, desa-desa dapat menunjukkan potensi yang dimiliki serta berbagai inovasi yang telah dikembangkan. Harapannya, produk-produk desa ini dapat semakin dikenal dan memiliki peluang pasar yang lebih luas,” ujar Jakaria.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong pengembangan ekonomi desa melalui penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), peningkatan kapasitas masyarakat, serta pemanfaatan potensi sumber daya lokal secara berkelanjutan.
Sebagai tuan rumah peringatan Hari Desa Nasional tingkat Provinsi Kalimantan Utara tahun ini, Kabupaten Malinau, khususnya Desa Wisata Pulau Sapi, menjadi pusat kegiatan yang mempertemukan berbagai unsur pemerintahan desa dari seluruh wilayah Kaltara.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Utara dan dihadiri oleh para kepala daerah serta perwakilan pemerintah kabupaten dan kota se-Kalimantan Utara.
Pembukaan rangkaian kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Kalimantan Utara, yang menjadi simbol dimulainya berbagai agenda peringatan Hari Desa Nasional tingkat provinsi.
Melalui momentum tersebut, diharapkan desa-desa di Kalimantan Utara semakin berkembang, mandiri, serta mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah yang berkelanjutan.

