Pemkab Malinau Tinjau Lokasi Kebakaran Respen Tubu, Lima KK Terdampak Tanpa Korban Jiwa

Malinau – Pemerintah Kabupaten Malinau bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang terjadi di RT 6 Desa Respen Tubu, Kecamatan Malinau Utara. Wakil Bupati Malinau Jakaria, S.E., M.Si., bersama Sekretaris Daerah Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), meninjau langsung lokasi bencana pada Senin (26/1/2026).

Bacaan Lainnya

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi warga terdampak sekaligus menyalurkan dukungan moril dari pemerintah daerah setelah peristiwa kebakaran yang terjadi sehari sebelumnya.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun di lapangan, kebakaran tersebut menyebabkan lima kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal. Meski demikian, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Saat berada di lokasi kejadian, Wakil Bupati Jakaria bersama rombongan berdialog langsung dengan warga terdampak, melihat kondisi rumah yang terbakar, serta memastikan penanganan darurat telah berjalan dengan baik.

Dalam keterangannya, Jakaria menyampaikan rasa duka dan keprihatinan atas musibah yang menimpa warga Desa Respen Tubu. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang sedang mengalami cobaan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malinau, kami turut prihatin atas musibah kebakaran ini. Kami berharap para korban tetap tabah dan kuat menghadapi ujian ini,” ujar Jakaria.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan perhatian serta bantuan kepada warga terdampak. Menurutnya, meskipun bantuan yang diberikan memiliki keterbatasan, pemerintah berharap langkah tersebut dapat membantu meringankan beban para korban.

“Pemerintah Kabupaten Malinau berkomitmen untuk hadir dan memberikan bantuan serta dukungan kepada masyarakat yang tertimpa musibah. Meskipun bantuan yang diberikan mungkin terbatas, kami berharap dapat sedikit meringankan beban para korban dan memberikan semangat agar kehidupan dapat terus berjalan,” tambahnya.

Jakaria juga menjelaskan bahwa Bupati Malinau bersama Sekretaris Daerah telah menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah hingga tingkat desa dan RT untuk terus memantau kondisi warga terdampak kebakaran.

Pendampingan tersebut meliputi pemantauan kondisi kesehatan, penyediaan kebutuhan dasar, hingga koordinasi bantuan logistik bagi para korban yang saat ini masih membutuhkan dukungan.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan pemerintah daerah diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak dalam beberapa hari ke depan, sembari menunggu langkah-langkah penanganan lanjutan yang akan dirumuskan bersama.

“Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak dalam beberapa hari ke depan,” jelas Jakaria.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Malinau, Ernes Silvanus, menegaskan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah dalam penanganan bencana seperti ini. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus memastikan setiap korban mendapatkan perhatian dan bantuan yang diperlukan.

Di akhir kunjungan tersebut, Wakil Bupati kembali menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di lokasi bencana bukan hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada masyarakat agar tetap kuat menghadapi situasi sulit.

Ia juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memberikan perhatian kepada seluruh warga tanpa terkecuali.

“Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen kami, agar masyarakat tidak merasa sendiri dalam menghadapi cobaan,” tutupnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *