Bupati Wempi Salurkan Bantuan Wajib Belajar Malinau Maju 2025, Ribuan Pelajar Dapat Perlengkapan Sekolah Gratis

Malinau — Pemerintah Kabupaten Malinau kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui program unggulan Wajib Belajar Malinau Maju. Pada tahun 2025 ini, program tersebut kembali digelar dengan penyerahan bantuan perlengkapan sekolah kepada para pelajar, berlangsung meriah di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Jumat (24/10/2025) malam.

Bacaan Lainnya

Acara yang dihadiri ribuan masyarakat itu dipimpin langsung oleh Bupati Malinau, Wempi W Mawa, S.E., M.H., yang selama ini dikenal konsisten mendorong pemerataan akses pendidikan. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Pemkab Malinau menyediakan beragam perlengkapan sekolah secara gratis, mulai dari topi seragam, buku tulis, sepatu, hingga tas sekolah. Bantuan diberikan kepada siswa dari jenjang TK, SD, hingga SMP, tanpa kecuali.

Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan pelajar dari masing-masing jenjang. Namun, ada hal menarik yang menandai pelaksanaan program tahun ini: pelajar SMA juga ikut menerima bantuan. Meski pengelolaan SMA berada di kewenangan pemerintah provinsi, Bupati menegaskan bahwa seluruh siswa yang menempuh pendidikan di Malinau tetap merupakan “anak Malinau” yang perlu mendapatkan perhatian yang sama.

“Mereka tetap bagian dari kita. Walaupun SMA bukan kewenangan kabupaten, kebutuhan pendidikan mereka tidak boleh diabaikan. Kita ingin semua pelajar di Malinau mendapatkan dukungan yang adil,” ujar Bupati Wempi disambut tepuk tangan masyarakat.

Selain membagikan perlengkapan sekolah, acara tersebut juga dirangkai dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba-lomba pendidikan tingkat kabupaten dan provinsi, seperti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Gala Siswa Indonesia (GSI), dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Langkah ini menjadi bentuk apresiasi atas prestasi pelajar Malinau yang terus menunjukkan perkembangan positif dari tahun ke tahun.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa program Wajib Belajar Malinau Maju bukan hanya sekadar penyaluran bantuan, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah. Melalui pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan, orang tua diharapkan merasa lebih ringan dalam menyekolahkan anak-anak mereka, sementara siswa dapat mengikuti kegiatan belajar dengan lebih percaya diri.

Program ini juga menjadi bagian dari strategi Pemkab Malinau untuk menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bumi Intimung. Dengan terpenuhinya perlengkapan dasar, pemerintah berharap pelajar dapat lebih fokus pada proses pembelajaran dan pengembangan bakat.

Penutup acara berlangsung hangat ketika para pelajar dan orang tua naik ke panggung untuk menerima bantuan secara bergantian. Senyum dan rasa syukur terlihat dari wajah para penerima, menandakan bahwa program ini membawa dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui program Wajib Belajar Malinau Maju 2025, Pemkab Malinau kembali menegaskan bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah—membangun generasi cerdas, setara, dan siap bersaing di masa depan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *