Malinau – Menjelang puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Malinau dan Festival Budaya IRAU ke-11 tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Malinau menggelar rapat koordinasi terakhir yang berlangsung di Ruang Laga Feratu, Minggu (5/10/2025). Rapat ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh persiapan acara budaya terbesar di Malinau tersebut benar-benar matang sebelum memasuki hari pelaksanaan.
Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H., didampingi Wakil Bupati Jakaria serta seluruh koordinator bidang dari panitia resmi penyelenggara. Satu per satu, para koordinator melaporkan progres kesiapan masing-masing, mulai dari bidang acara, perlengkapan, keamanan, konsumsi, logistik, hingga penyambutan tamu undangan.
Dalam arahannya, Bupati Wempi menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh panitia yang dinilainya telah menunjukkan progres signifikan. “Terima kasih kepada panitia. Laporan progres sudah relatif hampir selesai. Tinggal mengoperasikan hal-hal teknis terkait acara,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya memastikan kenyamanan tamu undangan, terutama tamu VIP yang diperkirakan hadir dalam jumlah besar. Ia menyoroti perlunya koordinasi detail antara panitia dan aparat keamanan terkait transportasi dan pengawalan tamu. “Untuk transportasi tamu VIP, koordinasikan dengan baik bersama pihak keamanan,” tegasnya.
Selain aspek teknis, Bupati Wempi meminta penyusunan acara dibuat lebih efisien. Ia menyoroti banyaknya sesi sambutan dari berbagai unsur adat dan paguyuban yang berpotensi memperpanjang durasi acara. “Sambutan dari adat dan paguyuban jangan terlalu banyak. Cukup singkat saja agar acara bisa fokus dan tidak berlarut-larut,” ujarnya.
Lebih jauh, Bupati mengajak para camat di seluruh kecamatan untuk mendorong partisipasi masyarakat. Menurutnya, kehadiran warga adalah kunci meriah dan suksesnya rangkaian HUT dan Festival IRAU 2025. “Kehadiran masyarakat sangat penting. Mari kita tunjukkan semangat kebersamaan dan persaudaraan dalam mendukung acara ini,” pesannya.
Sementara itu, Wakil Bupati Jakaria menekankan aspek keamanan dan ketertiban. Ia menegaskan bahwa petugas harus meningkatkan pengawasan terutama pada malam hari, guna mencegah potensi gangguan seperti penjualan minuman keras di sekitar area kegiatan. “Perlu diantisipasi jangan sampai ada pedagang yang menjual minuman keras. Tim pengawasan harus turun memantau,” ujarnya.
Selain keamanan, Wabup Jakaria juga menyoroti keselamatan lalu lintas. Ia menyebutkan bahwa kepadatan pengunjung, terutama pengendara roda dua, perlu diantisipasi dengan pengawasan ketat dan imbauan langsung di lapangan. “Lalu lintas pasti padat, terutama pengendara motor yang kadang tidak menggunakan helm. Mohon agar petugas dapat mengingatkan demi keselamatan bersama,” tegasnya.
Rapat koordinasi tersebut menutup rangkaian persiapan final Pemkab Malinau. Dengan berbagai catatan teknis, penguatan keamanan, serta dorongan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat, pemerintah daerah optimistis pelaksanaan HUT ke-26 dan Festival Budaya IRAU 2025 akan berlangsung lancar, tertib, dan meriah. Acara ini sekaligus diharapkan menjadi wujud nyata persatuan masyarakat Malinau dalam bingkai budaya, tradisi, dan semangat kebersamaan.

