Malinau – Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-II Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Malinau Tahun 2025, yang berlangsung di ruang pertemuan Laga Feratu, Kantor Bupati Malinau, Jumat pagi (19/09/2025). Acara ini menjadi momen strategis untuk mengevaluasi program kerja, memperkuat fungsi organisasi, dan merumuskan langkah-langkah pemberdayaan perempuan yang sejalan dengan pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Sekda Ernes menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda, sekaligus menekankan peran penting Dharma Wanita sebagai mitra pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah. “Musda ini bertujuan untuk mengevaluasi program kerja, memperkuat fungsi organisasi, meningkatkan kepedulian sosial, serta menyusun program jangka menengah yang semuanya untuk mendukung peran perempuan dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” jelas Sekda Ernes.
Acara dibuka dengan pembacaan doa dan dilanjutkan dengan laporan pertanggungjawaban pengurus DWP periode sebelumnya. Puluhan anggota dan pengurus DWP dari berbagai kecamatan hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang mencakup diskusi kelompok, evaluasi program, dan penyusunan rencana kerja strategis.
Sekda Ernes menekankan agar seluruh pengurus dan anggota DWP semakin percaya diri dan yakin dengan potensi serta kemampuan yang dimiliki. Ia juga menekankan pentingnya kontribusi nyata Dharma Wanita dalam pemberdayaan perempuan, peningkatan kualitas keluarga, serta mendorong keterlibatan aktif dalam program pembangunan daerah. “DWP Kabupaten Malinau diharapkan terus berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, khususnya dalam pemberdayaan perempuan dan peningkatan kualitas keluarga,” imbuhnya.
Musda ini juga menjadi forum strategis bagi anggota untuk merumuskan program kerja ke depan yang lebih terarah dan berkesinambungan, selaras dengan program prioritas pembangunan Kabupaten Malinau. Kegiatan ini sekaligus memperkuat jaringan antaranggota, meningkatkan kapasitas organisasi, dan memotivasi perempuan untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Kegiatan Musda II DWP Kabupaten Malinau 2025 menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya menjadi program formal, tetapi juga strategi penting dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga, pembangunan manusia, dan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan.

