Malinau – Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., melanjutkan rangkaian Ibadah Natal Pemerintah Kabupaten Malinau bersama masyarakat Kecamatan Malinau Selatan Hulu, Jumat (12/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda tahunan Pemkab Malinau untuk mempererat kebersamaan pemerintah dan masyarakat hingga ke wilayah pedalaman.
Dalam sambutannya, Bupati Wempi menjelaskan bahwa perjalanan ibadah Natal tersebut telah dimulai sejak 5 Desember 2025. Rombongan Pemkab Malinau menempuh perjalanan panjang dengan kombinasi jalur udara dan darat untuk menjangkau berbagai kecamatan di wilayah hulu dan pedalaman Malinau.
“Perjalanan ini memang panjang dan melelahkan. Namun, ini adalah komitmen kami sebagai pemerintah daerah untuk hadir, menyapa, dan beribadah bersama masyarakat, tanpa membedakan jarak dan kondisi wilayah,” ujar Bupati Wempi di hadapan jemaat dan masyarakat yang hadir.
Pada kesempatan itu, Bupati Wempi kembali menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama Pemkab Malinau. Melalui program unggulan Desa Sarjana, pemerintah daerah telah membiayai penuh pendidikan sebanyak 1.881 mahasiswa asal Malinau, baik yang menempuh studi di dalam negeri maupun luar negeri, termasuk ke Tiongkok (Cina).
Bupati bahkan meminta beberapa orang tua mahasiswa untuk menyampaikan testimoni secara langsung. Sejumlah orang tua mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut karena anak-anak mereka dapat mengenyam pendidikan tinggi tanpa membebani ekonomi keluarga.
“Kalau bukan karena program Desa Sarjana, anak kami tidak mungkin bisa kuliah, apalagi sampai ke luar negeri,” ungkap salah seorang orang tua mahasiswa yang disambut tepuk tangan masyarakat.
Bupati berharap keberhasilan para mahasiswa ini dapat menjadi motivasi bagi anak-anak dan generasi muda di Kecamatan Malinau Selatan Hulu untuk terus semangat belajar dan berani bermimpi besar.
Selain pendidikan, Pemkab Malinau juga terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dasar. Bupati menyampaikan bahwa pembukaan dan perbaikan jalan desa serta jalan pertanian tetap menjadi fokus utama, guna meningkatkan aksesibilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pemerintah daerah juga telah menempatkan sejumlah alat berat di berbagai wilayah, termasuk Malinau Selatan Hulu. Bupati meminta agar alat-alat tersebut dirawat dan dimanfaatkan secara maksimal serta bertanggung jawab demi kepentingan bersama.
Di bidang transportasi, Bupati Wempi memastikan bahwa subsidi ongkos angkut orang dan barang masih akan dilanjutkan pada tahun 2025. Kebijakan ini dinilai sangat membantu masyarakat, terutama dalam menekan biaya perjalanan dari wilayah hulu menuju pusat kecamatan maupun ke Malinau Kota.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti data kemiskinan di Kecamatan Malinau Selatan Hulu. Tercatat sebanyak 137 keluarga masih berada di bawah standar hidup layak. Pemerintah daerah, tegas Bupati, berkomitmen menurunkan angka kemiskinan melalui program-program yang tepat sasaran.
Sebagai langkah konkret, mulai tahun depan Pemkab Malinau akan melakukan penandaan atau pemasangan stiker pada rumah keluarga miskin. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Wempi mengajak seluruh masyarakat Malinau Selatan Hulu untuk terus mendukung program pemerintah, menjaga semangat kebersamaan, serta membangun desa mulai dari lingkungan masing-masing demi kemajuan Kabupaten Malinau secara berkelanjutan.

