Malinau, 5 November 2024– Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau menggelar Konsultasi Publik Kedua (KP Dua) dalam rangka Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk Kawasan Perbatasan Negara (KPN) di Long Nawang, Kecamatan Kayan Hulu. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Jon Ifung, S.Sos., M.M., mewakili Pemerintah Daerah.
Dalam sambutannya, Jon Ifung menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang telah memberikan dukungan teknis pada tahun 2024 untuk penyusunan RDTR di wilayah perbatasan Malinau. Menurutnya, Long Nawang sebagai Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) memiliki peran krusial dalam memperkuat kedaulatan serta menampilkan wajah Indonesia di mata internasional.
“Sebagai beranda depan negara, kawasan ini harus direncanakan dan dibangun secara berkelanjutan dengan dukungan infrastruktur dan akses layanan publik. Pembangunan ini tidak hanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal tetapi juga memperkuat keamanan nasional,” ujar Jon Ifung.
Ia menegaskan pentingnya pembangunan yang berfokus pada pengembangan ekonomi lokal, seperti perdagangan lintas batas dan pariwisata, agar kawasan perbatasan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang maju dan kompetitif. Penyusunan RDTR dianggap menjadi langkah penting dalam menciptakan pemanfaatan lahan yang terstruktur sehingga dapat mencegah konflik antar sektor dan mendukung konektivitas antar wilayah.
“Penyusunan RDTR juga akan mendukung ketahanan pangan, menarik investasi yang tepat sasaran, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat lokal terpenuhi dengan baik,” tambah Jon Ifung.
Lebih lanjut, kegiatan konsultasi ini bertujuan untuk menyepakati berbagai rencana terkait tata ruang, termasuk tujuan penataan wilayah, struktur ruang, serta pola ruang di kawasan perbatasan. “Harapan kami, RDTR ini akan mempercepat pemberian izin dan mempermudah investasi di kawasan perbatasan Long Nawang,” katanya.
Konsultasi publik ini dibuka secara daring oleh Direktur Perencanaan Tata Ruang Nasional, Nuki Harniati, S.T., M.T., yang menyampaikan harapannya agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan diskusi ini dengan terbuka dan objektif.
“Saya berharap forum ini dapat menjadi wadah bagi kita semua untuk mencari solusi terbaik demi tata ruang Kabupaten Malinau yang lebih baik,” tutup Jon Ifung.

