Malinau – Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., secara resmi membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) Tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Aula Kodim 0910/Malinau, Rabu (26/11/2025) pagi, dan akan digelar hingga 28 November mendatang. Pelatihan ini diikuti sebanyak 116 peserta yang merupakan pengurus KDKMP dari berbagai desa di Kabupaten Malinau.
Dengan mengusung tema “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini dirancang sebagai wahana peningkatan kompetensi pengurus koperasi, sekaligus memperkuat profesionalisme lembaga ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Sekda Ernes menekankan bahwa koperasi tidak sekadar menjadi lembaga ekonomi, tetapi juga sarana pemberdayaan masyarakat dan penggerak pembangunan lokal.
“Pelatihan ini penting untuk memaksimalkan potensi desa. Narasumber diharapkan tidak hanya menyampaikan program pemerintah, tetapi juga melihat kondisi riil di lapangan agar dampak koperasi benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Ernes dalam sambutannya. Ia menambahkan, peningkatan kapasitas pengurus merupakan langkah strategis untuk menjadikan koperasi lebih adaptif, inovatif, dan mampu memanfaatkan peluang ekonomi di era digital.
Pelatihan akan menghadirkan sejumlah narasumber dari praktisi ekonomi, akademisi, dan fungsional koperasi yang akan membawakan materi mulai dari manajemen bisnis, literasi keuangan, hingga model pengembangan koperasi berbasis potensi lokal. Metode yang diterapkan berupa paparan, diskusi interaktif, simulasi, dan studi kasus sehingga peserta dapat langsung menerapkan ilmu yang diperoleh di desa masing-masing.
Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah dalam mendukung program nasional pemberdayaan koperasi, selaras dengan Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2025, untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan dan SDM koperasi. Pemerintah Kabupaten Malinau menegaskan komitmennya agar koperasi mampu menjadi tulang punggung ekonomi desa, memperluas peluang usaha, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Pelatihan ini diharapkan tidak hanya menambah wawasan pengurus, tetapi juga mendorong munculnya inovasi baru dalam pengelolaan koperasi desa, sehingga dapat berkontribusi signifikan dalam pembangunan ekonomi lokal dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.

